Sabtu, 13 Juni 2015

PERBEDAAN YANG MENDASAR ANTARA E-COMMERCE DENGAN RETAIL KONVENSIONAL

2.      PERBEDAAN YANG MENDASAR ANTARA E-COMMERCE DENGAN RETAIL KONVENSIONAL
A.       E-COMMERCE
E-commerce adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa secara online melalui internet atau televisi, www atau jaringan komputer lainnya dengan tujuan kemudahan dan kecepatan.
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN E-COMMERCE
v  KELEBIHAN
Adapun kelebihan e-commerce antara lain:
1)      Meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam proses pemasaran
2)      Meningkatkan daya saing perusahaan
3)      Menggantikan konsep manual
4)      Pertukaran data atau informasi jadi lebih muda.
5)      Memudahkan bagi calon pembeli untuk melakukan pembelian produk khususnya produk yang sulit dicari atau jauh dari tempat tinggalnya
6)      Dalam melakukan transaksi melibatkan intitusi lain, sehingga menguntungkan bagi intitusi itu.
v  KEKURANGAN
Adapun kekurangan e-commerce antara lain:
1)      Produk yang dijual tidak semuanya ditampilkan
2)      Penjelasan produk kurang jelas
3)      Harga terkadang tidak sesuai
4)      Produk kurang dikenal oleh masyarakat
5)      Kurang aman dalam melakukan transaksi
6)      Tampilan produk kurang jelas
7)      Sering dijadikan untuk melakukan tindak kejahatan, khususnya penipuan

B.        RETAIL
Retail adalah penjualan dari sejumlah kecil komoditas kepada konsumen.
Menurut Gilbert (2003) Retail adalah Semua usaha bisnis yang secara langsung mengarahkan kemampuan pemasarannya untuk memuaskan konsumen akhir berdasarkan organisasi penjualan barang dan jasa sebagai inti dari distribusi.
SALURAN PEMASARAN RETAIL
Saluran pemasaran retail ada 2 yaitu Retail Multilevel dan Retail Konvensional. Yang membedakan Retail Multilevel & Retail Konvensional adalah strategi pemasarannya, strategi strategi yang di implementasikan tujuannya adalah, tidak lebih tidak kurang yaitu menyediakan produk yang diproduksi dari pabrik kepada konsumen akhir.
Strategi yang diaplikasikan oleh Retail konvensional adalah melalui media iklan secara gencar melalui media massa / radio / televisi. untuk mempromosikan produknya, oleh sebab panjangnya proses distribusi yang dilaluinya.
Strategi yang diaplikasikan oleh Retail Multilevel adalah melalui individu per individu, yang dimana testimoni / positive word of mouth menjadi media promosi utama Retail Multilevel, terkadang media media lain juga digunakan, tetapi hal cara promosi yang paling utama tetap melalui individu individu yang dissupport secara penuh oleh perusahaan ; dapat melalui sampling produk, seminar / berpromosi pada komunitas komunitas besar dan lain lain. Kedua jenis retail diatas sama sama memiliki strategi pemasaran yang baik.
Perbedaan yang mendasar antara e-commerce dengan retail konvensional bahwa tujuan e-commerce berorientasi pada bagaimana cara lebih efektif dan efisien, sedangkan retail konvensional berorientasi menyediakan produk yang diproduksi dari pabrik kepada konsumen akhir.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar